MANAJEMEN PERJALANAN



Mendaki gunung merupakan kegiatan luar biasa yang memerlukan pengetahuan dan kesiapan yang matang. 
Oleh karena itu, diperlukan suatu pengaturan yang melibatkan seluruh kinerja dalam perjalanan yang direncanakan agar kegiatan yang dilakukan akan menghasilkan efektivitas dan efisensi. Maka diperlukan suatu manajemen perjalanan untuk mendukung kegiatan tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) manajemen adalah penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran, sedangkan perjalanan adalah kepergian dari suatu tempat ke tempat yang lain. Maka definisi manajemen perjalanan adalah penggunaan sumber daya  secara efektif untuk mencapai sasaran dalam bepergian dari suatu tempat ke tempat lain. Oleh karena itu, manajemen perjalanan diperlukan guna melakukan kegiatan bepergian ke berbagai tempat  dengan tujuan agar tercapainya kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanan.

Suatu manajemen perjalanan menunjukkan hubungan yang selaras antara persiapan, pelaksanaan sampai ke tahap evaluasi perjalanan. Maka daripada itu diperlukan tahapan perjalanan diantaranya:

I. PERSIAPAN

Dalam tahapan persiapan perjalanan umumnya digunakan rumus 4W + 1 H sebagai berikut:
Where (Dimana), untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus mengetahui dimana tempat yang akan kita tuju
Who (Siapa), apakah bersama kelompok atau pribadi dan juga siapa yang bertanggungjawab terhadap kegiatan
Why (Mengapa), mengapa kita melakukan kegaitan ini? Apakah untuk bersenang-senang, ekpedisi, Latihan, dan sebagainya
When (Kapan), waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut dan juga lamanya kegiatan
How (Bagaimana), bagaimana perjalanan itu dilakukan.
 
Dalam memulai perjalanan, kita harus menetapkan tujuan dan persiapan berupa fisik, mental, perijinan, administrasi, dan dana keuangan, yaitu:
 
Persiapan fisik
Olahraga dan pola makan yang teratur adalah hal yang penting untuk dilakukan agar fisik senantiasa terjaga dan sehat.
 
Persiapan mental
Perbanyak melakukan pendakian jarak pendek dengan ketinggian gunung rendah dan juga trek yang landai sehingga secara psikologis pikiran kita terbiasa berada di alam. jika dikemudian hari  kita mendapati medan yang berat dan trek yang sulit secara naluri kita tidak terlalu shock karena setidaknya kita banyak melakukan pendakian.
 
Persiapan perlengkapan
Perlengkapan yang diperlukan itu dapat di bagi dua kategori: perlengkapan pribadi dan perlengkapan kelompok. Perlengkapan pribadi seperti pakaian pribadi, sleepingbad, baju hangat, obat-obatan pribadi, sedangkan perlengkapan kelompok diantaranya tenda, alat masak, alat makan, bahan makanan kelompok dan lain-lain.
 
Perijinan
Sebelum mendaki diharapkan untuk melakukan pendaftaran di basecamp sehingga kita tidak di anggap pendaki ilegal. Selain keperluan administrasi dan perijinan seperti surat jalan, surat dari lembaga terkait, juga kita harus memiliki ijin orang tua atau wali.
 
Keuangan 
Tidak ada yang lebih penting daripada dana keuangan, tanpa materi segala rencana yang kita jadwalkan tidak akan terlaksana. Diperlukan perhitungan yang matang terhadap anggaran yang nantinya dikeluarkan untuk membiayai perjalanan kita.
 

II. PELAKSANAAN KEGIATAN

Saat kita melakukan perjalanan, hendaknya kita mengetahui beberapa hal, seperti medan yang akan kita tempuh, pedoman melakukan perjalanan, keadaan fisik kita, serta pengetahuan medan yang akan dilalui agar terhindar dari berbagai resiko yang membahayakan jiwa.
 
Pedoman pelaksanaan kegiatan
Rundown pelaksanaan kegiatan sebaiknya senantiasa mengikuti rundown yang telah di buat agar waktu dan resiko perjalanan bisa diminimalisir terhadap sesuatu hal yang tidak diinginkan.
 
Kebugaran fisik
Senantiasa menjaga kesehatan pribadi dan kawan seperjalanan, dengan demikian perjalanan yang kita lakukan akan menyenangkan.
 
Lokasi keadaan lingkungan
Pengetahuan lokasi yang akan dituju sangatlah penting, dengan mengetahui keadaan medan yang akan dilalui kita dapat lebih mempersiapkan logistik dengan tepat. Informasi keadaan tempat dapat diperoleh melalui medsos ataupun individu yang sebelumnya pernah kesana.

Prinsip dari pelaksanaan adalah kesiapan yang matang. Jika kesiapan bagus, maka pelaksanaan di lapangan akan terasa ringan dan terkoordinasi dengan baik. Dalam tahap pelaksanaan kegiatan ini banyak point yang seharusnya dapat dijelaskan lebih rinci lagi seperti pengetahuan perlengkapan, perbekalan, perencanaan menempuh medan tertentu, dan juga packing perlengkapan mendaki. 
 
 

 

III. EVALUASI

Tahap evaluasi merupakan runtutan dari kegiatan yang dilakukan, hal ini penting bagi penggiat alam di masa mendatang karena evaluasi dari kegiatan sebelumnya dapat memberi gambaran dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Manajemen perjalanan yang baik dapat meminimalisir resiko yang membahayakan bagi peserta atau penggiat alam.

Penggiat alam bebas adalah individu dan atau kelompok penikmat  kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Motivasi mereka adalah hobby dan kepuasan dalam melakukan berkegiatan alam bebas, keguatan ini biasanya berupa pendakian gunung, penyusuran pantai, pengarungan sungai, panjat tebing, penjelajahan goa bawah tanah, dan aktivitas alam bebas lainnya. Kegiatan  tersebut haruslah dibarengi dengan pengetahuan mengenai manajemen berkegiatan alam bebas, dimana ilmu pengetahuan ini sangat penting dimiliki oleh penggiat alam bebas agar memiliki kesiapan dalam menghadapai berbagai kondisi alam yang dapat membahayakan jiwa kita, dan sebaliknya menrapkan pengetahuan ini akan memberikan kenyamanan dan kenikmatan bereksplorasi alam ini.
 
Dalam melakukan eksplorasi atau penjelajahan alam ini hendaknya kita sebagai penggiat alam bebas senantiasa ingat terhadap kode etik pendaki :
 
Jangan ambil sesuatu kecuali gambar
Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu
Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak kaki
 
Dan senantiasa mencintai alam ini seperti kita mencintai diri kita sendiri, jika kita merusaknya berarti kita tidak menyayangi diri sendiri. Alam ini rusak kitapun terbawa rusak karena kita bagian dari alam semesta ini.
 
 
 
 
 
 KLIK UNTUK :

 




 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMPERKIRAKAN CUACA DENGAN MEMBACA TANDA ALAM